There was an error in this gadget

Tuesday, March 23, 2010

(starbucks) RED


Salah satu project CSR starbucks ni, dimana starbucks menolong para penderita HIV Aids di seluruh dunia khususnya di Afrika. Melalui program RED yang dimotori oleh brand-brand besar seperti converse, GAP, Motorola, Apple iPod, Emporio Armani dan yang terakhir Starbucks pun ikut join dalam program tersebut di www.starbucksloveproject.com.


Dalam project RED ini wolff ollins sebagai perusahaan branding di Amerika ikut terlibat pada pengerjaan proses brandingnya. Penyusunan standard aplikasii logo terhadap brand-brand yang terlibat dalam project tersebut. Nice Project, let's enjoy.


Monday, March 22, 2010

Curriculum Vitae

CREATIVE THINKER/STRATEGIC THINKER/GADGET FREAK/APPLE MINDED/CULTURAL GEEK
/WRITING/SNEAKERS/ART/ADVERTISING GEEK/ MARKETING FREAK/BOOK/MOVIE FESTIVAL/MUSIC FESTIVAL/24/7 INTERNET CONNECTION/TECHNOLOGY MINDED/

Sunday, March 21, 2010

HOT Button Marketing

Mungkin bahasan yang telat mengenai buku ini, tapi karena sesuatu hal akhirnya buku ini saya baca ulang sekedar untuk merefresh otak. Dan berharap mendapatkan pembenaran-pembenaran kecil dari yang selama ini saya yakini.

Oke buku ini ditulis oleh Barry Feig, dia adalah seorang marketing strategist yang cukup sukses meng-handle beberapa brand seperti American Express, First Brands, Colgate-Palmolive, American Cyanamid, dan Pepsico.

Dalam pengalamannya menghadle brand tersebut dia mengulas mengenai "pintu" apa saja yang bisa diketuk marketer untuk mendapatkan perhatian konsumennya. Klo dihubungkan dengan teori lama tentang AIDA (attention, interest, desire, action) dalam buku ini menyampaikan 16 Hot Button kebutuhan psikologis yang bisa menyenggol di batasan interest dan desire konsumen.

Oke the buttons is :
#1 Desire for control
#2 I'm better than you
#3 Excitement for discovery
#4 Revaluing
#5 Family values
#6 Desire to belong
#7 Fun (is it's own reward)
#8 Poverty of time
#9 Desire to get the best
#10 Self-achievement
#11 Sex, Love, Romance
#12 Nurturing response
#13 Re-inventing one-self
#14 Make me smarter
#15 Power, Dominance, Influence
#16 Wish fulfillment

Beberapa aspek dalam buku Hot Button ini mungkin overlapping in a way, tapi dibedakan juga satu-persatu untuk alesan yang lebih tepat. Mungkin menurut saya agar tidak adanya generalisasi alias pukul rata. Bagusnya Hot Button tersebut cukup applicable melewati batas budaya dan karakteristik di negara manapun, karena ini menyangkut basic human desire.
Human desire mungkin tidak bisa digeneralisasi dengan 16 faktor diatas saja, itu berarti kemungkinan untuk mengeksplore celah-celah menuju perhatian konsumen itu tanpa batas, seluas dan sekompleks dimensi psikologis manusia.

Gagasan Barry Feig ini bisa dijadikan inspirasi untuk memformulasikan strategi marketing, yang lebih tepat sasaran. Sekarang tinggal pilih tombol mana yang akan digunakan untuk mendekati serta mempengaruhi konsumen dan calon konsumen. Disesuaikan pula dengan karakteristik produk yang diusung, serta channel komunikasi mana yang akan dipilih.

Thursday, March 18, 2010

Queen Be case study.


Tiba-tiba dapet kiriman link dari temen di agency lain ni, ngebahas strategi salah satu kliennya dalam melaksanakan campaign. Social media digunakan sebagai salah satu media untuk create buzz. Selamat Menikmati!!!

Wednesday, March 17, 2010

Twitter Need More Space

waww!!! disaat saya lagi menulis tentang twitter partners, ternyata pas saya buka twitter ada notification seperti ini.

Saya jadi berpikir apakah team twitter tidak memprediksi akan booming seperti sekarang, sehingga mereka tidak mempersiapkan server yang cukup besar untuk menampung twitt dari para user. Jadi ingat kejadian dengan Facebook dulu dimana Mark (founder FB) juga tidak memperkirakan Facebook menjadi booming seperti sekarang ini. Dimana Mark dan teamnya ditekan oleh shareholder untuk memperbaiki infrastruktur untuk dapat menampung para user FB. Mungkin saatnya team twitter mempersiapkan space yang lebih besar lagi, karena melihat dari perkembangannya social media akan masih bertahan beberapa tahun kedepan.

Twitter PR Agency


Kalau dulu bermunculan istilah-istilah baru seperti media specialist, activation agency, PR agency, mobile agency, interactive agency, skarang muncul Twitter PR Agency! Waw!

Twitter Partners, merupakan perusahaan yang didirikan sebagai konsultan yang menyediakan layanan aplikasi, tools, dan layanan lainnya untuk bergerak diatas platform twitter. Memungkinkan brand, perusahaan dan selebriti menelusuri dunia twitter.

Pendiri twitter partners ini adalah Peter Read, layanan yang diberikan oleh mereka yaitu seperti buzz monitoring, corporate reputation management, customer insight dan feedback, FGD virtual, sampai e-commerce.

Saat ini twitter partners sedang menangani beberapa klien seperti universal, paramount, virgin dan lionsgate.

Dengan mengamati perkembangan social media, internet dan perilaku konsumen. Banyak sekali peluang bisnis di industri PR, Advertising, Social media dan lainnya. Mungkin benar seperti kata seorang teman 2 tahun yang lalu industri creative, advertising, PR akan semakin susah dibedakan semua blend menjadi satu. Dan industri ini ber-evolusi besar-besaran yang di-drive oleh perkembangan teknologi.

Saya jadi ingat ketika pertama kali saya bergabung di twitter, dengan alasan saya pada saat membuat account facebook yaitu untuk mengeksplorasi media yang bisa dipakai buat promosi. 90% orang yang ada di twitter berusaha untuk menjual sesuatu ke twintah-twintah yang lain, mungkin juga ada yang beralasan hanya untuk networking. Namun in the end mereka akan promosi dan menjual sesuatu entah itu produk, brand atau diri mereka sendiri sebagai profesional mungkin.

Friday, March 12, 2010

Impulsif

Ya itu kata-kata yang pas untuk menggambarkan kondisi saya saat ini, mungkin karena tempo hari diajakin teman kantor jalan ke AJBS home furnishing. Ngeliat beberapa perabotan dan gaya desain arsitektur interior, cukup amaze ngeliat barang-barang yang disana. Akhirnya bermimpi punya rumah gaya seperti ini urban street look dan bisa dipake buat galery.